Sosial Politik

Rakor PIMDA dan Tim Pemantauan Perkembangan Politik Digelar, Bupati Morowali Tekankan Kolaborasi Jaga Kondusifitas Daerah

PROLIFIK.ID – Bungku -Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah (RAKOR PIMDA) bersama Tim Pemantauan Perkembangan Politik Daerah, Bertempat  di Aula Kantor Bupati Morowali, Selasa (25/11/25). 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Morowali ini dipimpin langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf sebagai langkah strategis memperkuat stabilitas politik, keamanan, dan ketertiban sosial di tengah dinamika pembangunan daerah.

Rapat ini membahas dua agenda utama, yaitu evaluasi kondisi politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (POLEKSOSBUDHANKAM) serta penyampaian perkembangan isu strategis dari setiap wilayah.

Dalam laporan unsur FORKOPIMDA, disampaikan perkembangan situasi daerah yang menjadi perhatian bersama. Bupati menekankan pentingnya memfilter informasi yang beredar, terutama terkait isu sensitif seperti pemalsuan data dan dinamika di kawasan industri. Ia meminta aparat keamanan melakukan langkah antisipasi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain meningkatnya penyalahgunaan narkoba, rapat juga menyoroti maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat. Bupati, Iksan meminta peningkatan patroli terpadu serta penegakan hukum yang tegas untuk memastikan keamanan warga di seluruh wilayah Morowali.

Pemerintah daerah juga menjadwalkan tes narkoba rutin bagi ASN serta memperkuat program rehabilitasi sebagai upaya pencegahan. Terkait persoalan tapal batas, Bupati menginstruksikan agar kawasan yang bermasalah diberi tanda dan segera dievaluasi.

Para camat memaparkan berbagai isu strategis, mulai dari dinamika sosial, potensi konflik, hingga pelayanan publik. Kawasan industri menjadi sorotan khusus mengingat tingginya mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu kerawanan.

Bupati meminta TNI/Polri, Satpol PP, dan pihak perusahaan meningkatkan koordinasi, termasuk patroli rutin untuk menekan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban seperti peredaran miras, hiburan malam, dan tindakan kriminal lainnya.

Wakapolres Morowali menegaskan pentingnya menghindari benturan antarwarga maupun antara warga dan perusahaan. Ia juga menyoroti isu provokasi, sengketa lahan, hingga maraknya persoalan sosial yang membutuhkan penanganan komprehensif dan mediasi oleh pemerintah daerah.

Kepala Badan Kesbangpol Morowali, Ir. Moh. Rizal Hi. A Badudin menegaskan bahwa seluruh hasil pembahasan dalam rakor ini akan dicatat dan dijadikan bahan evaluasi untuk kebijakan strategis ke depan.

Menutup kegiatan, Bupati bersama unsur forkopimda mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga Morowali secara bersama-sama, sehingga stabilitas daerah tetap terpelihara dan pembangunan ekonomi dapat berjalan baik serta memberi manfaat bagi masyarakat.***

Hits: 157

admin

Praktisi Teknologi Informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button