Sosial Politik

Tahan Ijazah Karyawan, Perusahaan di Morowali Ini Minta Maaf

PROLIFIK.ID – Baru-baru ini ramai di media sosial salah satu perusahaan di Morowali yakni PT Pratama Azkarya Jaya (PT PAJ) menahan ijazah karyawannya. Namun akhirnya, perusahaan tersebut meminta maaf dan berjanji mengembalikan ijazah karyawan.

“Pengembalian ini sebagai tanggungjawab moral dan profesional kepada karyawan dan masyarakat,”ucap Pimpinan PT PAJ, Damayanti yang berlokasi di Desa Bahodopi, Kecamatan, Bahodopi ini.

Pengembalian ijazah dilakukan, setelah mencuatnya isu dalam proses rekrutmen operator yang melibatkan penitipan ijazah sebagai bagian dari persyaratan administrasi. Dalam proses tersebut, PT. PAJ juga telah menalangi biaya Medical Check Up (MCU) seluruh calon operator yang direkrut.

“Kami menyadari bahwa isu ini dapat berpotensi mengganggu stabilitas perusahaan dan berdampak pada nasib ratusan karyawan kami,”ucapnya lagi.

Oleh karena itu, pihaknya memilih untuk bersikap terbuka, bertanggung jawab, dan mengambil langkah taktis untuk menyelesaikannya secepat mungkin.
Tidak lupa Damayanti menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada semua pihak yang merasa dirugikan.

“Sebagai Direktur PT. PAJ, saya mewakili segenap direksi memohon maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan terkait isu ini,”ucapnya lagi.
PT PAJ, memperkerjakan ratusan karyawan di perusahaan. Sebagian besarnya memiliki keluarga yang ingin dinafkahi.

“Kami sudah mengakui kekhilafan kami dan siap memperbaiki sistem rekrutmen dalam perusahaan kami,”tuturnya.

Pihaknya menginginkan agar reputasi perusahaan tetap terjaga dan menjamin keberlangsungan pekerjaan. Di sisi lain, pengembalian ijazah tersebut diakuinya dilakukan cuma-cuma, sebab dibalik keputusan itu akan ada kerugian perusahaan hingga ratusan juta rupiah.

“Insya Allah, kami PT. PAJ akan tegar menghadapi badai dan yakin kerugian yang kami alami saat ini akan diganti berkali lipat oleh Allah SWT,”tuturnya.

Keputusan itu diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan keluarga pekerja dan masyarakat sekitar. Banyak yang menilai langkah itu sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Hingga berita ini ditulis, proses pengembalian ijazah masih berlangsung di kantor PT. PAJ, di bawah pengawasan langsung pihak manajemen. Proses ini dilakukan secara tertib dan terbuka.
Langkah yang diambil PT. PAJ diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk selalu menempatkan nilai-nilai kemanusiaan, transparansi, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan usaha.

“Ke depan, PT. PAJ juga berkomitmen untuk memperbaiki sistem rekrutmen dengan lebih baik, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip ketenagakerjaan yang adil dan bermartabat,”tutup Damayanti. ***

Hits: 106

admin

Praktisi Teknologi Informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button