PROLIFIK.ID - Sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju wilayah Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan sekitarnya mengalami penundaan operasional akibat cuaca buruk serta sebaran kabut asap. Penundaan penerbangan berstatus bad weather UFN (Until Further Notice) melanda setidaknya delapan jadwal penerbangan, dengan rute menuju Morowali menjadi yang terdampak paling parah.
Update Status Operasional Penerbangan di Bandara
Berdasarkan papan informasi keberangkatan penerbangan di bandara, kondisi operasional terbagi ke dalam beberapa kategori:
Penerbangan Ditunda (Bad Weather UFN):
- Wings Air IW-1296 rute Morowali (jadwal 06:10 WITA, Gate 6A)
- Wings Air IW-1332 rute Morowali (jadwal 07:05 WITA, Gate 2)
- Lion Air JT-896 rute Ternate (jadwal 07:30 WITA, Gate 5, suhu 31°C)
- Wings Air IW-1350 rute Palopo (jadwal 08:10 WITA, Gate 1)
- Wings Air IW-1328 rute Morowali (jadwal 08:20 WITA, Gate 2)
- Wings Air IW-1326 rute Morowali (jadwal 10:05 WITA, Gate 6A)
- Lion Air JT-854 rute Palu (jadwal 12:45 WITA, Gate 1, suhu 37°C)
- Batik Air ID-6292 rute Luwuk (jadwal 13:05 WITA, Gate 9)
Penerbangan Pulih / Beroperasi Kembali (Operational
- Lion Air JT-944 rute Sorong (jadwal 11:25 WITA, Gate 5) — beroperasi pukul 13:20 WITA
- Lion Air JT-787 rute Surabaya (jadwal 11:45 WITA, Gate 2) — beroperasi pukul 13:25 WITA
- Lion Air JT-892 rute Gorontalo (jadwal 12:40 WITA, Gate 3) — beroperasi pukul 13:55 WITA
Penerbangan Berjalan Normal / Sesuai Prosedur:
- Wings Air IW-1208 rute Kolaka (jadwal 12:35 WITA, Gate 6A) — status Second call
- AirAsia AK-331 rute Kuala Lumpur (jadwal 13:30 WITA, Gate 11) — status Boarding 13:02
- Batik Air ID-6554 rute Palu (jadwal 13:15 WITA, Gate 8) — status Check In Close
- NAM Air IN-583 rute Jakarta (jadwal 13:30 WITA, Gate 1) — status Check In Open
Penjelasan Teknis Meteorologi Berdasarkan Data METAR
- Laporan pengamatan meteorologi penerbangan (METAR) untuk Bandara Maleo Morowali (WAFO) mencatat parameter berikut:
- Waktu pengamatan: Pukul 13:00 LT (stasiun pengamat WAAA berjarak 396 km dari bandara)
- Kategori penerbangan: IFR (Instrument Flight Rules), tanpa peringatan
- Fenomena udara & suhu: Terhalang asap, suhu udara 35°C
- Jarak pandang mendatar: 4 kilometer
- Angin: 12 knot dari arah 270° (Barat)
- Tekanan udara (QNH): 1009 hPa
- Tutupan awan: tidak ada tutupan signifikan.
Mengapa Jarak Pandang 4 Km Memicu Penundaan?
Meskipun angka 4 km tampak memadai untuk aktivitas darat, dalam kriteria keselamatan penerbangan sipil kondisi ini memicu penyesuaian prosedur yang ketat:
- Perubahan aturan terbang (VFR ke IFR) — Aturan penerbangan visual (VFR) mensyaratkan jarak pandang minimal 5 km. Saat jarak pandang turun ke 4 km akibat partikel asap, operasi otomatis dialihkan ke aturan instrumen (IFR).
- Pembiasan cahaya dan Decision Height (DH) — Pada bandara non-presisi seperti Maleo Morowali, pilot bernavigasi dengan instrumen, namun di ketinggian keputusan pendaratan tetap wajib melihat ujung landasan pacu secara visual. Partikel asap membiaskan cahaya dan memotong kontras daratan; jika landasan tak terlihat jelas, pilot wajib melakukan missed approach atau penerbangan ditunda.
- Karakteristik pesawat turboprop (ATR 72) — Mayoritas penerbangan ke Morowali dioperasikan Wings Air (ATR 72). Meski kecepatan pendekatannya lebih rendah dari pesawat jet, batas aman visibilitas tetap menjadi acuan mutlak sebelum lepas landas.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.
Tulis komentar