PROLIFIK.ID – Nelayan yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Korban bernama Taping (52), warga Desa Padei Laut, dilaporkan hilang usai melaut sejak Senin, 13 Oktober 2026. 
Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, Rabu (14/10/2026) mengatakan korban ditemukan pada pukul 17.27 Wita hari ini, berdasarkan informasi dari pihak keluarga.
"Terima informasi dari pihak keluarga yang melaporkan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan selamat terapung di atas kapal fiber dengan kondisi mati mesin sekitar 14 NM dari LKP duga,"ujar Amiruddin dalam rilis resminya.
Mati Mesin di tengah laut, korban ditemukan masih berada di atas perahu fiber abu-abunya dalam kondisi mengapung. Diduga kapal korban mengalami mati mesin sehingga terombang-ambing di laut dan tidak bisa kembali.
Setelah ditemukan, perahu korban diamankan ke Pulau Kokoila, sementara korban langsung dievakuasi ke Pulau Padei Laut untuk diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
“Dengan ditemukannya korban selamat, operasi SAR kecelakaan kapal terhadap satu orang nelayan di perairan Kokoila, Kecamatan Menui Kepulauan, Morowali, dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,”ujarnya.
Operasi SAR gabungan ini melibatkan SMC dan Staf KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, Pos AL Konawe Utara, Pos AL Fatupia, BPBD Morowali, Pospolair Fatufia, Pengawas Perikanan Morowali, serta masyarakat dan keluarga korban. Alut yang digunakan meliputi Rescue Car, RIB, kapal kayu, longboat, serta Palsar Medis dan Evakuasi. 
Adapun kronologi kejadian, korban berangkat melaut, Senin 13 Oktober 2026 pukul 05.30 Wita dari Pulau Padei Laut tujuan perairan Pulau Kokoila - Lunas Balu untuk mencari ikan dengan jaring. 
Biasanya korban kembali pukul 15.00 Wita, namun tak kunjung pulang hingga dilaporkan hilang. Cuaca di lokasi saat penemuan dilaporkan cerah, tinggi gelombang 0,5 meter, kecepatan angin 20 km/jam dari arah timur. ***