PROLIFIK.ID - Pernah dengar pepatah, "Teman pergaulanmu menunjukkan jati dirimu"?

Kalimat sederhana, tapi jujur deh, seberapa sering kita benar-benar merenungkannya? Coba ingat masa kecil dulu. Kenapa sih orang tua kita super bawel soal teman main? "Main sama siapa? Anak siapa? Rumahnya di mana?" Ayah-Ibu bahkan pengen ketemu langsung sama teman kita.

Dulu kita sebel. Sekarang baru paham. Orang tua tahu betul, kita adalah rata-rata dari lima orang terdekat kita. Kita bakal niru kebiasaan mereka, gaya bicara mereka, bahkan mimpi-mimpi mereka.

Kalau kamu sekarang sudah punya anak atau adik kecil, pasti kamu akan melakukan hal yang sama. Cemas. Karena teman bermainnya akan sangat menentukan masa depannya. Di dunia orang dewasa, ternyata cuma ada dua jenis orang ini:

1. Orang Beracun (Toxic People) - Si Vampir Energi

Sesuai namanya, kerjanya menyebar racun. Racun lisan. Ciri-cirinya gampang dikenali. Setiap ngobrol isinya keluhan. Ekonomi lesu, bos jahat, hidup susah, masa depan suram. Jago banget bilang "Kamu nggak akan bisa", "Itu mustahil", "Udah, jangan mimpi ketinggian". Setelah ngobrol sama dia, bukannya semangat, kamu malah merasa capek, lesu, dan terkuras habis. 

Pembicara motivasi Les Brown menyebut mereka "Pembunuh Impian". Psikolog Jack Canfield lebih keras lagi, dia menyebut mereka "Vampir Energi", karena mereka benar-benar menyedot energi positifmu sampai habis. Pernah kan? 

Atau habis nongkrong sama seseorang, pulang-pulang kamu merasa berat banget, padahal nggak ngapa-ngapain. Itu tandanya energimu habis disedot. Mereka akan terus berusaha menyeretmu ke dalam dunia negatif mereka. Karena kalau kamu berhasil, itu membuktikan kalau teori suram mereka salah.

2. Orang Bergizi (Nourishing People) - Si Charger Berjalan

Kebalikannya total. Kalau kamus mengartikan nourishing sebagai "mendukung perkembangan", ya seperti itulah mereka. Orang bergizi adalah orang yang positif, mendukung, dan menyenangkan. Aura mereka itu menerangi ruangan. Ciri-cirinya, selalu memberi semangat, bukan menjatuhkan. Ikut senang saat kamu berhasil, bukan iri. 

Saat kamu jatuh, dia yang pertama bilang "Ayo coba lagi, kamu pasti bisa!" Setelah menghabiskan waktu dengan mereka, kamu merasa berenergi, terinspirasi, dan punya kekuatan tambahan untuk mengejar impianmu. Sikapnya menular. Kamu jadi ikut optimis. Jadi, coba cek lingkaran pertemananmu sekarang. Siapa yang membuatmu merasa lelah setiap selesai bertemu?

Dan siapa yang membuatmu merasa lebih hidup? Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan bersama para vampir energi. Kamu berhak memilih untuk dikelilingi oleh para charger berjalan. Hari ini, pelan-pelan kurangi waktu dengan Orang Beracun. Dan perbanyak waktu dengan Orang Bergizi. Karena pada akhirnya, masa depanmu sangat ditentukan oleh siapa yang kamu izinkan duduk di meja makan hidupmu.

Kamu sekarang dikelilingi Orang Beracun atau Orang Bergizi? Coba tulis di kolom komentar!

(Tulisan ini terinsipirasi dari buku bestseller internasional Jeff Keller “Attitude is Everything. Sikap Mental Adalah Segalanya Hidupmu Bakal Sukses, Kalau Mentalmu Beres” cetakan 10. 2025. Beberapa poin telah dikembangkan penulis dengan studi kasus dan bahasa yang disesuaikan untuk pembaca Prolifik.id.)